Sabtu, 10 Februari 2018

Kisah ini nyata,terjadi pada zaman Nabi SAW. Dirangkum dalam hadits oleh Abu Said Al-Khudri, ada juga dari Abu Hurairah, ada juga dari Anas.

Saat itu, ada seorang pengembala sedang mengembala kambingnya. Kalau dalam riwayat Abu Hurairah, pengembala itu adalah seorang Yahudi. Sedangkan dalam riwayat Abu Said, hanya disebutkan ia seorang Arab pedalaman. Sementara dalam riwayat Anas, ia menceritakan bahwa itu kambing-kambingnya. Saya akan mengolah cerita ini dengan mengambil jalur periwayatan Abu Said saja.

Kambing-kambing yang sedang digembalakan itu tiba-tiba dikejutkan oleh kemunculan seekor Srigala, ia langsung menerkam salah satunya. Si pengembala yang menyadari itu, langsung menghalaunya, berteriak kuat agar srigala itu takut, dengan segala upaya akhirnya si pengembala berhasil merebut kembali kambingnya dari cengkraman Srigala.

Tiba-tiba, Srigala itu berbalik, ia duduk dengan meletakkan ekornya di tengah kakinya dengan bertelekan kaki depannya. Dengan sikap tegap ia menghadap ke arah si pengembala dan tiba-tiba ia berbicara; "Tidakkah kau bertakwa kepada Allah? Kau telah merebut rizki yang telah Allah berikan kepadaku?.

Srigala itu protes. Rizkinya telah dihalangi oleh si pengembala, padahal ia telah menempuh jalannya, dan memang itulah makanannya. Lelaki itu kaget bukan kepalang, ia bersumpah baru hari itu ia melihat ada Srigala berbicara kepada manusia.

Akhirnya, lelaki itu kembali ke Madinah, setelah membereskan kambingnya ia datang menemui Nabi SAW. Ia ceritakan kepada beliau. Lalu dihadapan semua sahabat yang hadir, Nabi SAW membenarkan kejadian yang dialami lelaki tersebut, ia pun masuk Islam. Lalu Nabi SAW bersabda; bahwa itu adalah tanda-tanda menjelang kiamat, di mana hewan buas dapat berbicara kepada manusia. bahkan kelak seseorang akan keluar meninggalkan rumahnya dan dia tidak akan pulang sampai tali sandalnya berbicara menceritakan kepadanya apa yang telah dilakukan keluarganya sepeninggalnya.

(A.P.K.10.02.18/Diolah dari Kitab Syamail Ar-Rasul/Bahasan: Qhissatu Adz-Dzi'ib Wa Syahadatuhu bi Ar-Risalah)
Posted by etalase44 On 02.58 No comments

0 komentar:

Posting Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

JUMLAH KUNJUNGAN

Sample Text