Rabu, 06 Juni 2018

Cara Setting WiFi Modem Speedy / Indihome

Sumber: https://www.modalsemangat.com/2015/06/cara-setting-wifi-modem-speedy.html

Dengan Semangat berbagi, kembali saya menulis artikel tentang bagaimana cara setting WiFi beberapa modem speedy & indihome. Jika anda menggunakan layanan internet telkom speedy, Anda biasanya akan mendapatkan sebuah modem wireless ADSL router, yang berperan sebagai gateway internet di rumah atau warnet Anda. Atau jika berlangganan Indihome pakai modem wireless FO (fiber optic).

Di artikel ini saya mencontohkan setting wifi pada modem speedy atau indihome, dengan tipe modem : 
  • Modem ADSL TP-Link TD-W8961N
  • Modem FO (fiber optic) Huawei HG8245A

Cara Setting WiFi Modem Indihome

Tujuan dari artikel ini adalah :
  • Merubah / mengganti nama WiFi Anda (nama wifi akses point yang muncul di laptop atau smartphone/tablet/gadet Anda).
  • Merubah / mengganti password WiFi Anda.


Cara Setting WiFi TP-Link TD-W8961N


TP-Link 300Mbps Wireless N ADSL2+ Modem Router TD-W8961N, sebuah perangkat All-in-One dalam kebutuhan membangun jaringan internet dalam satu perangkat. Dengan modem ADSL2+, NAT router, 4-port switch dan 300Mbps wireless N access point. Telkom Speedy kebanyakan memberikan perangkat modem wajib ini ke pelanggan mereka, untuk memenuhi semua perangkat jaringan dan berbagi koneksi internet di rumah, warnet atau kantor Anda.

Dengan modem speedy tp-link ini anda dapat membangun jaringan kecil dengan 4 komputer menggunakan kabel LAN (4-port switch), dan menghubungkan semua perangkat wireless/WiFi (wireless N access point) Anda seperti laptop,smartphone, tablet dan gadget lainnya.

Untuk kali ini saya hanya menjelaskan bagaimana cara setting wifi untuk modem speedy TP-Link TD-W8961N.

Pertama, ketahui IP Address modem wifi speedy Anda, dengan cara klik seperti icon LCD komputer di kanan bawah, kemudian klik "Open Network and Sharing Center"

cara lihat ip modem speedy

Klik "Local Area Connection"
cara lihat ip modem speedy
Klik "Details.." dan lihat pada bagian IPv4 Default Gateway

cara lihat ip modem speedy

Terlihat bahwa IP modem speedy anda "192.168.1.254", kemudian ketik pada browser kesayangan Anda (firefox or chrome) http://192.168.1.254

username password modem speedy

Kemudian login dengan mengisi username password dengan :

Username : admin
Password : admin
atau
Username : support
Password : theworldinyourhand

Setelah berhasil login

Cara Setting WiFi Modem Speedy

  1. Pilih tab "Interface Setup".
  2. Pilih "Wireless".
  3. Pastikan pilih "Activated" pada Access Point
  4. Isi nama WiFi access point yang Anda inginkan pada kolom "SSID" (nama wifi yang muncul di laptop atau smartphone/tablet/gadet Anda).
  5. Pilih "WPA2-PSK" pada Authentication Type
  6. Isi password WiFi yang Anda inginkan pada kolom Pre-Shared Key:
  7. Terakhir klik "Save"

Cara Setting WiFi Huawei HG8245A Indihome


Untuk yang berlangganan Indihome dan menggunakan modem FO (fiber optic) Huawei HG8245A, berikut cara setting wifi pada modem indihome tersebut. Sama seperti cara diatas, buka browser dan ketik IP Address modem indihome atau gateway Anda.

Username Password Default Huawei HG8245A Indihome


Username : Admin << Char awal "A" besar ya
Password : admin

atau

Username : admintelecom
Password : telecomadmin

Setelah berhasil login

Cara Setting WiFi Huawei HG8245A Indihome

  1. Klik tab menu "WLAN"
  2. SSID name : Isi nama WiFi access point yang Anda inginkan.
  3. Authentication Mode  : ganti dan pilih "WPA2 PreSharedKey" 
  4. Encyption Mode : ganti dan pilih "TKIP&AES"
  5. WPA PreSharedKey  : isi password wifi Anda, minimal 8 karakter. 
  6. Klik Apply untuk menyimpan konfigurasi. 

Anda coba scan wifi menggunakan laptop,smartphone, tablet atau gadget lainnya, nama wifi anda akan muncul, coba konek, masukan password dan...... yak anda sudah berhasil merubah / mengganti nama dan password WiFi Anda.
Posted by etalase44 On 21.48 No comments READ FULL POST

Cara Membuat Page Number dari Halaman yang Diinginkan dan dengan Format Angka/Romawi

 sumber: https://www.kompiwin.com/2015/02/microsoft-word-membuat-page-number-dari-halaman-yang-diinginkan.html
membuat page number
Membuat page number atau nomor halaman sangatlah diperlukan.
Ketika membuat makalah, tugas sekolah, atau skripsi, tentunya elemen pelengkapnya adalah kata pengantar, daftar isi, cover, dan penutup. Tapi semua itu tak akan berguna jika tidak ada nomor halaman atau page number.
Membuat nomor halaman di Microsoft Word sangatlah mudah sebenarnya. Tapi tak semua orang yang paham dalam membuat page number dalam bentuk angka romawi, atau membuat nomor tertentu berbeda untuk halaman tertentu secara berurutan.
Misalnya, cover tak perlu menggunakan page number, kata pengantar dan daftar isi perlu memakai nomor dalam bentuk romawi (I, II, III,..), serta halaman dalam setiap bab perlu memakai nomor dalam bentuk angka biasa (1, 2, 3..).
Tapi, bagaimana cara membuat page number seperti itu di Microsoft Word?
Ikuti terus tutorial ini, untuk tahu caranya membuat nomor halaman yang berbeda, dimulai dari halaman yang sobat pilih, berakhir di halaman tertentu, atau dengan format yang berbeda (angka atau romawi).

Langkah #1: Membuat Page Number Biasa di Microsoft Word

Buka Microsoft Word.
Di tutorial ini, saya menggunakan Microsoft Word 2016. Sobat bisa menyesuaikan caranya untuk Office Word versi 2013, 2010, atau 2007.
Buka tugas sekolah, makalah, atau skripsi yang hendak diberi nomor halaman.
Untuk memberi page number, masuk ke tab Insert > Header & Footer > Page Number. Kemudian pilih posisi page number yang sobat inginkan. Mau di atas halaman, di bawah halaman, atau di sampingnya – terserah!
membuat nomor halaman
Di sini, saya memilih posisi di bawah, dan di samping kanan (Plain Number 3).
Setelah sobat memilih posisi page number-nya, maka page number pun telah selesai dibuat. Akan muncul angka 1, 2, 3, 4, dan seterusnya untuk semua halaman di Microsoft Word.
nomor halaman cover
Lalu langsung pilih Close Header & Footer.
tutup halaman
Tapi, nomor halaman semacam ini kurang rapi, memakai angka biasa (dan bukan romawi), serta diterapkan pula pada cover, kata pengantar, dan daftar isi, yang seharusnya hanya diterapkan untuk halaman di setiap babnya.

Langkah #2: Membuat Page Number dalam Bentuk Romawi

Sebelum menuju langkah-langkah selanjutnya yang agak rumit, satu hal yang pertama perlu kita lakukan adalah dengan mengubah page number angka biasa menjadi angka romawi di Microsoft Word.
Bagaimana caranya?
Masuk ke Insert Header & Footer > Page Number > Format Page Number.
page number romawi
Pada Number format, pilih deretan angka romawi (I, II, III,..).
page number romawi
Kemudian, pada Page numbering, pilih Start at dengan i, yang berarti angka 1 dalam romawi.
Klik OK.
Nah, kini seluruh halaman di Microsoft Word, berubah page number-nya dari angka biasa menjadi angka romawi.
angka romawi
Tapi, ini kan diterapkan untuk semua halaman? Bagaimana caranya biar angka romawi hanya muncul untuk kata pengantar dan daftar isi, serta bukan cover dan halaman untuk setiap bab?

Langkah #3: Menghilangkan Page Number untuk Cover

Cover makalah tentunya tak memerlukan page number. Cover adalah halaman awal dari sebuah dokumen/tugas/makalah yang biasanya berisi judul dan identitas si penulis.
Klik ganda pada nomor halaman yang sudah dalam bentuk romawi tersebut.
footer halaman
Kemudian langsung beri centang pada Design > Option > Different First Page.
checklist page number
Nah, ini akan membuat halaman pertama atau cover tidak memiliki page number.
Tapi, page number pada halaman kedua (setelah cover), masih dimulai dari angka 2 dalam romawi (ii), dan bukannya dari angka pertama dalam romawi (i).
page number angka romawi
Bagaimana cara mengatasinya?

Langkah #4: Membuat Halaman Kedua Dimulai dari Angka Romawi Pertama (i)

Setelah cover yang page number-nya dihapus, sayangnya, halaman kedua (kata pengantar) justru tetap mengikuti urutan nomor halaman sebelumnya, yakni dari angka 2 dalam romawi.
Untuk itu, kita perlu mengubahnya, menjadi angka 1 dalam romawi.
Aktifkan halaman pertama atau cover dengan cara mengklik bagian paling akhir (tepat pada setelah huruf paling terakhirnya). Seperti di gambar ini, yang diklik adalah setelah huruf R dari kata Bogor.
romawi
Kemudian masuk ke tab Layout > Breaks > Section Breaks Continuous.
continous
Ini akan membuat halaman kedua (setelah cover) memiliki tambahan spasi yang terlalu jauh. Contohnya, judul Kata Pengantar malah menjauh ke bawah. Nah, hapus spasi yang membuat jarak itu, dan rapikan kembali seperti semula.
Selain itu, halaman kedua menjadi kehilangan page number-nya (yang sebelumnya dalam bentuk angka 2 romawi ii, sekarang kosong sama sekali). Nah, kita perlu memunculkan nomornya lagi, tapi dalam bentuk angka 1 romawi (i).
Setelah rapi kembali, klik ganda pada nomor halaman yang kedua (setelah cover, yang sekarang kosong).
Hilangkan centang atau tanda checklist pada Different First Pages.
menambahkan page number
Maka, halaman kedua sekarang memiliki page number, dan dimulai dari angka 1 dalam romawi (i). Deretan angka romawi ini akan berlaku untuk halaman kedua, ketiga, keempat, dan keseluruhan halaman.
first page footer
Nah, kita perlu membuat halaman Kata Pengantar dan Daftar Isi saja yang hanya menggunakan page number dalam bentuk romawi, dan tidak untuk halaman setelahnya, misalnya halaman isi seperti BAB 1, BAB 2, dan seterusnya.
Kita juga perlu membuat nomor halaman dalam angka biasa, untuk dimulai dari angka 1, dan tidak melanjutkan urutan angka romawi sebelumnya.

Langkah #5: Membuat Page Number dari Urutan Awal, dalam Bentuk Angka Biasa

Dalam kondisi tertentu, Microsoft Word memungkinkan kita untuk membuat page number yang berbeda, yang dimulai dari halaman apa pun yang kita inginkan – dengan format yang berbeda (romawi atau biasa).
Contohnya, kita ingin cover tidak memiliki page number, dan ternyata itu bisa. Kemudian, kita ingin hanya halaman setelah cover (Kata Pengantar, Daftar Isi, dsb) yang menggunakan angka romawi, dan ternyata itu juga bisa.
Terakhir, kita ingin halaman isi, tidak memakai romawi, dan hanya angka biasa, serta dimulai dari urutan awal lagi, dan itu ternyata juga sangat-sangat bisa.
Tapi, bagaimana caranya?
Dalam contoh pada tutorial ini, halaman sebelum halaman isi (BAB 1, BAB 2,..), memiliki urutan nomor halaman 4 dalam bentuk romawi. Halaman 4 tersebut adalah daftar isi.
halaman angka biasa
Setelah daftar isi, terdapat halaman isi dengan urutan 5, yang juga menggunakan page number dalam bentuk romawi. Halaman isi ini perlulah menggunakan page number angka biasa, dan dimulai dari angka 1.
Maka, aktifkan halaman yang paling terakhir yang ingin menggunakan angka romawi, dengan cara mengklik bagian paling akhir (tepat pada setelah huruf paling terakhirnya). Dalam contoh ini, klik tepat pada setelah huruf n dalam kata Saran.
page number
Kemudian, masuk ke tab Layout > Breaks > Section Breaks > Continuous.
nomor halaman tanpa cover
Ini akan membuat halaman 4 (halaman yang terakhir menggunakan page number romawi) memiliki tambahan spasi yang terlalu banyak, sehingga perlu dirapikan sedikit.
Selain itu, halaman 5 (halaman pertama yang menggunakan page number angka biasa) masih menggunakan angka romawi. Namun urutannya sudah berubah, dan dimulai dari angka 1.
nomor halaman
Untuk mengubah halaman 5 menjadi angka biasa, klik ganda pada page number halamannya. Kemudian blok dan klik-kanan pada page number-nya, pilih Format Page Number.
menghapus page number
Lalu, pada Number format, pilih 1, 2, 3,... Pada Start at, pilih angka 1. Klik OK.
format page number angka biasa
Dan, BOOM! Halaman isi pada BAB 1, BAB 2, dan seterusnya, akan menggunakan page number dalam bentuk angka, dan dimulai dari urutan awal.
membuat page number di microsoft word
Sobat telah berhasil membuat page number yang berbeda untuk halaman yang sobat pilih, dan dengan format yang berbeda (angka atau romawi) – di Microsoft Word.
Posted by etalase44 On 21.47 No comments READ FULL POST

Jumat, 01 Juni 2018

Dua orang lelaki memasuki dua kebun anggur yg terbentang luas, milik salah satu dari keduanya. Kedua kebun yg tak pernah berhenti berbuah itu dialiri sungai-sungai yg tak pernah kering, di kelilingi pula oleh hamparan ladang kurma yg menakjubkan.
Lelaki pemilik kebun berkata; "Lihatlah harta kekayaanku dan pengikutku, jauh lebih banyak daripada milikmu. Aku rasa, semua ini tdk akan rusak apalagi hancur binasa. Aku akan memilikinya selama lamanya". Ujarnya, membanggakan kekayaannya di hadapan lelaki yg satu lagi.
Lelaki itu menanggapi, "Kenapa sikapmu begitu, kau akan rugi sendiri dgn kebanggaanmu itu. Harusnya kau ucapkan; kebunku luas, hartaku banyak, dengan mengatakan "masya Allah, La Quwwata illa billah, semua ini terwujud atas kehendak Allah, semua karena kekuatanNya semata". Aku yakin, jika kau tdk mengubah sikapmu, kau tetap kufur dan sombong, maka kebunmu akan disambar petir lalu musnah dan menjadi tanah yg licin".
Benar yg dikatakan sahabatnya itu, petir menyambar hancurkan kebunnya. Kini ia hanya hanya bs membolak balik telapak tangannya, Hampa..karena durhaka. Hanya penyesalan yg tersisa; "Ya Laitani lam usyrik birabbi ahada".
---- (diceritakan dr Qs.Al Kahf: 32-42)
Belajar dr kisah Ali Banat, pemuda kaya raya, asal Sydney yg wafat bberapa hr yg lalu, yg sandal jepitnya saja dikatakan seharga USD 700. Vonis kanker stadium4 di tahun 2015 yg menurut dokter menyisakan 7 bulan sisa umur baginya. Ternyata membawa kesadaran penuh, bahwa kesempatan hidup adalah karunia Allah yg harus ia baktikan utk kebaikan.
Harta kekayaannya tdk membawanya sombong dan pongah bahwa ia dapat mengalahkan sakitnya dengan semua itu. Atau membuatnya harus bersenang senang di sisa usianya, bahwa ia dapat kekal abadi dgn apa yg ia punya.
Allah SWT mengarunianya usia hidup 3 tahun setelah vonis yg hanya memberikan waktu 7 bulan. Karunia besar itu telah menegaskan dirinya sebagai contoh riil, bahwa semua yg dimiliki adalah atas kehendak Allah ( ma sya Allah) tidak ada kekuatan kecuali dr Allah (La Quwwata Illa Billah), maka ia nafkahkan kekayaanya di jalan Allah. Ia bangun perumahan bagi para janda dan kaum dhuafa di afrika, ia dirikan fasilitas kesehatan.
Semoga Allah merahmatinya dan menempatkannya di surga-Nya. Amin.
Ramadhan Kariim...
(APK, 01.06.2018 --- penulis buku #Jangan Biarkan Kening Berdebu- JBKB).
Posted by etalase44 On 08.46 No comments READ FULL POST

Kamis, 17 Mei 2018

Sinopsis:

Setiap orang memerlukan contoh teladan ideal dalam hidupnya, jika Rasulullah SAW yang dijadikan panutan, beliau adalah sosok tersebut, tidak akan ditemukan sedikit pun kekurangan. Keutamaan akhlak beliau dideskripsikan oleh Aisyah ra dengan istilah akhlak Al-Quran. Mengapa demikian?, simak uraian betapa Al-Quran memiliki pengaruh penting sejak dini dalam pembentukan karakter seorang anak.

Akhlak mulia apakah yang menjadi rahasia seorang Ibnu Mas'ud yang mujur lagi berkah hidup dan ilmunya, berkat doa Rasulullah SAW, sehingga ia menjadi seorang yang terdidik dan ahli Al-Quran.
Begitu pula yang ditunjukkan oleh beberapa anak, pada suatu madrasah yang memiliki kurikulum tahfizh Al-Quran, 25 menit cukup menjadi bukti, bahwa berkah Al-Quran telah menghiasi karakter dan jati dirinya.

Lalu dimana letak rahasia menggapai keridhaan Allah?, ada prinsip utama yang selalu dipegang oleh Rasulullah SAW dalam hal ini. Seperti cerita tentang seorang murid kecil yang senantiasa
mengharapkan ridha gurunya, bukan seperti seorang penentang sang Rasulullah SAW, saat ajalnya datang, bumi pun enggan menerima jasadnya.

 "Ada apa dengan si fulan?, mengapa keningnya berdebu!". Demikianlah Rasulullah SAW menegur dengan menggunakan kata-kata halus, betapa malunya beliau jika sampai menyakiti hati orang lain dengan kata-katanya, persis seperti indahnya akhlak beliau saat menghargai rasa terima kasih seorang ibu karena kesembuhan anaknya yang didoakan oleh beliau.

Hidup takkan lepas dari kegundahan, seperti halnya Bilal ra yang gelisah sampai larut malam, akibat perbuatan seorang musyrik yang menagih hutang di luar kesepakatan, lalu sikap tenang Rasulullah SAW membuat nyaman Bilal, hingga akhirnya Allah SWT mendatangkan karunia-Nya, dan lunaslah semua hutang-hutang Bilal atas nama Rasulullah SAW.

Kedermawanan Rasulullah SAW mengalahkan angin yang bertiup, tak ada kata pelit apalagi menolak pengharapan seseorang yang memerlukan bantuan beliau. Seperti tatkala uang 10 dirham di tangannya menjadi begitu berkah, bagaimana cara beliau melakukannya?. Demikian juga cerita tentang sedekah subuh seorang lelaki jemaah masjid, seakan dia menegaskan bahwa awal hari selalu diiringi oleh doa malaikat pagi yang membawa dua doa bagi para penafkah harta di jalan Tuhannya.

Masih ada teladan lainnya, seperti yang disinyalir lebih detail oleh Aisyah ra, bahwa akhlak beliau termuat di dalam 10 ayat pertama surah Al-Mukminun, jangan mau penasaran!, segera miliki dan dapatkan manfaat hikmah di dalamnya, buku ini memuat 10 tema akhlak mulia Rasulullah SAW, penting untuk dimiliki setiap orang tua, guru, dai, pelajar, dan siapapun yang mengidolakan Rasulullah SAW sebagai teladan terbaik. Selamat membaca, semoga membawa manfaat kebaikan.

Order now via WA 081532888929
harga Rp. 35.000,-
Format:
Order#JBKB#pcs#nama pemesan#HP#alamat kirim


SEKILAS PROFIL PENULIS:

PROFIL PENULIS
          Nama lengkap, Abdi Pemi Karyanto, lahir di Palembang 36 tahun lalu, saat ini bermukim di Depok. Biasa dipanggil Abdi, berprofesi sebagai seorang pendidik pada salah satu Madrasah Negeri yang ada di Jakarta Selatan.

     Menjadi guru merupakan profesi dan tugas yang membanggakan dan menyenangkan, karena selalu dapat berbagi ilmu pengetahuan, terutama tentang pengetahuan bahasa Arab dan agama Islam, kepada anak didik dan juga kepada masyarakat umum dalam berbagai kesempatan majelis ta’lim dan ceramah-ceramah umum.
             Di samping tugas mengajar, penulis juga menyukai bidang tulis menulis, sejak masih menjadi santri di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, hingga berkecimpung di dunia penerjemahan buku-buku keagamaan berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, untuk diterbitkan oleh berbagai penerbit. Pengalaman belajar selama di Pesantren dan kehidupan sehari-hari berbahasa Arab selama kuliah di Al-Azhar Asy-Syarif Cairo Mesir, tahun 2000-2004, cukup mendukung untuk kegiatan penerjemahan yang telah ditekuni sejak tahun 2008 lalu.
            Di antara karya terjemahan terbaru yang telah terbit adalah, The History Of Hadith - Historiografi Hadits Nabi dari Masa ke Masa, yang diterbitkan oleh Keira Publishing.

Posted by etalase44 On 08.41 No comments READ FULL POST

Sabtu, 05 Mei 2018

Termotivasi dengan pembinaan akhlak dan karakter, Abdi Pemi Karyanto menulis sebuah karya literasi, buku yang mengangkat tema akhlak Rasulullah SAW, berjudul "Jangan Biarkan Kening Berdebu".
(Bahagia bersama 10 akhlak Rasulullah SAW).

Dilengkapi dengan beberapa kisah inspiratif dan penuh hikmah, baik yang diperoleh dari pengalaman mengajar, maupun sumber sumber lainnya.

"Semoga dengan hadirnya buku ini, kita selalu termotivasi untuk meneruskan misi Rasulullah SAW membina akhlak generasi umat ini" (Abdi PK)
Posted by etalase44 On 09.27 No comments READ FULL POST

Rabu, 07 Maret 2018

--- MENANGIS ---😭

Seorang rekan menceritakan bahwa dalam hidupnya ia pernah menangis. Yang membuat saya tertarik, dia menangis karena dia seorang laki laki, bagi dunia laki-laki menangis itu "pantangan", kecuali kalau ada faktor yg betul betul harus membuat dia menangis.

Tangisan yg ia ceritakan mirip tayangan film atau drama, di mana seseorang saking bahagianya dapat rejeki nomplok, yg belum pernah dirasakan sebelumnya, maka dia menangis terharu, bahagia, dan merasa tak percaya. Awalnya saya kira yg seperti ini cuma ada di film-film atau show, tp ternyata terjadi juga di dunia nyata.

Itulah menariknya, tangisan memang bahasa hati. Siapa yg bs memungkiri bahasa hati. Jangankan manusia, hewan pun jika kita mengerti perasaan mereka, tentu akan sering kita menyaksikan hewan menangis. Pernah suatu ketika Nabi SAW melintasi kebun kurma orang Anshar. Trnyata disana ada unta yang sedang bersimpuh di pojok kebun, begitu Nabi menghampirinya ia bersujud di hadapan Nabi sambil berlinang air mata.

Para sahabat bertanya, apa yang diadukan oleh unta itu kepada Nabi SAW, ternyata ia mengadu bahwa selama ini dia telah melayani tuannya dengan baik, rajin mengangkut air utk menyirami kebun, namun kini disaat ia mulai lelah, tuannya seketika hendak menyembelihnya. Ia menangis sedih, mengapa ia tak dibiarkan saja menua lalu mati dgn sendirinya. Begitulah dia mengadu kpd Nabi SAW.

Menangis yang berharga adalah tangisan yg meleleh dengan sendirinya di saat kita mengingat dosa, memohon dgn penuh harap kpd Allah dalam kesendirian, menyentuh hati kita sendiri, mengadukan diri kita sendiri, dan membicarakan diri kita sendiri di hadapan Dia Yang Maha Kuasa. Tujuh golongan manusia yg akan mendapatkan naungan Allah pd hari tiada lagi perlindungan kecuali hanya dari-Nya, salah satunya adalah dia "Rajulun dzakarallaha khaliyan fa fadhat ainahu; yaitu orang yg mengingat Allah dlm kesendiriannya lalu meleleh air matanya.

Wallahua'lam.

A.P.K. 07.03.18
Posted by etalase44 On 22.18 No comments READ FULL POST

Senin, 05 Maret 2018

Dalam suatu sesi pemotretan, untuk suatu keperluan album tahunan - karena memang tidak biasa bergaya dan aksi di depan kamera - hal yg paling sulit adalah tersenyum. Dipikir pikir, trnyata senyum pun membutuhkan latihan. Tanpa latihan, sulit mengukur senyuman yg pas, lepas, dan spontan. Itulah mengapa dalam bberapa kegiatan motivasi dan pembinaan karakter diajarkan bagaimana menata senyuman menjadi simetris dan manis dipandang.

Lalu mengapa dalam haditsnya Rasulullah SAW menggandengkan antara senyuman dgn sedekah. Ternyata rahasianya ada pada kesamaan pemicu keduanya, yaitu keikhlasan dan ketulusan.
Senyum yg dipaksakan sekalipun tersungging dibibir namun jika tak tulus, airmuka tetap tak membuat senyuman itu cerah. Demikian pula dgn sedekah, walaupun dikeluarkan tp jika tak ikhlas ia ibarat debu yg ditepuk lalu buyar berhamburan tak bermakna.

Tak sekedar ketulusan, senyum merupakan cermin kejujuran. Sumbernya adalah hati. Siapapun pasti mendambakan kejujuran. Anak yg kita didik, kita ingin dia menjadi anak yg jujur. Murid yg kita bina, kita harap dia menjadi generasi yg jujur.

Menariknya, kejujuran ternyata pangkal kecerdasan. Dulu, saat Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar melintas di hadapan seorang anak kecil pengembala kambing, beliau bertanya; "apakah kau mempunyai susu kambing yg bs kami minum?, anak itu menjawab; "ada,tp aku dipercaya utk menjaganya". Nabi berkata; "apakah ada kambing betina muda yg belum dikawini pejantan?, "ada" jwab anak itu. Lalu dia membawanya kepada Nabi. Maka seraya berdoa, beliau mengusap bagian susu kambing itu, lalu kantung susunya mengembang dan membesar kemudian beliau memerahnya. Lalu beliau dan Abu Bakar meminumnya. Setelah itu beliau berkata; "mengkerutlah kembali". Maka bagian susu kambing muda itu kembali mengecil seperti semula.

Anak kecil itu berkata; "ajarkan kepadaku apa yg Engkau baca dlm doamu tadi". Nabi SAW berkata: "sungguh kau akan menjadi orang yg pintar berilmu dan senantiasa diberi ilmu".

Dialah Ibnu Mas'ud. Kejujurannya dlm menjaga amanah menjadi pertanda kecerdasannya di mata Rasulullah. Dan terbukti dia menjadi salah seorang sumber ilmu yg mumpuni dalam Islam. Bahkan ada 70 surat AlQuran yg ia pelajari dan ia hafal dari Rasulullah dan tdk seorang pun yg menyanggah hafalannya sbgaimana diwahyukan kpd Nabi SAW.

Wallahu a'lam bi Ash-Showab.
A.P.K. 05.03.18
Posted by etalase44 On 05.22 No comments READ FULL POST

Minggu, 18 Februari 2018

Setiap pagi sebelum memasuki kelas, anak-anak didik kami selalu dibiasakan dengan membaca kalimat, yang kami istilahkan dengan Iqrar/Ikrar, semacam afirmasi keridhaan dan pernyataan positif seorang Muslim, bunyinya "Radhitu Billahi Rabban, wa bil Islami Dinan, wa bin Muhammadin Nabiyyan wa Rasulan", (Aku ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai Agama, dan Muhammad SAW sebagai Nabi dan utusan Allah). Sumbernya berasal dari hadits riwayat seorang sahabat Rasulullah SAW yang mulia, namanya Abu Said Al-Khudri. Apa keampuhannya?, Wajabat lahu Al-Jannah, kata Nabi SAW. Bahwa orang yang mengucapkan itu akan mendapatkan balasan masuk Surga.

Ridha itu kerelaan, kesukaan, kecintaan, persetujuan dan kenyamanan. Ada seorang murid saya, tubuhnya mungil, berkacamata, agak pendiam namun pintar, sekarang ia duduk di kelas 3 Ibtidaiyah, yang satu ini, sepanjang saya mengenalnya tidak sekalipun dia tidak menyalami saya saat berpapasan atau bertemu di ruang kelas. Walaupun murid-murid lain juga banyak yang berakhlak seperti ini, namun intensitasnya tidak seperti dia. Yang seperti ini kira-kira salah satu gambaran keridhaan seorang murid terhadap gurunya, maka layak murid seperti ini mendapat keridhaan gurunya dan keberkahan ilmu darinya.

Contoh riil lainnya ada pada diri Ibnu Abbas, ia adalah murid dan penerus keilmuan yang disampaikan oleh Rasulullah, sudah tergambar sejak ia masih kecil. Bahkan Umar bin Al-Khathtab berani mengetengahkannya di hadapan para sahabat senior lainnya saat meminta penjelasan tentang tafsir surat An-Nashr. Apa yang membuat ia bisa melampaui sahabat-sahabat lainnya, tidak lain karena doa dan keridhaan yang diungkapkan Rasulullah SAW terhadapnya. Beliau doakan Ibnu Abbas agar dianugerahi pemahaman yang mendalam akan ilmu agama dan takwil. Hal yang sama juga ada pada diri Abu Hurairah. Ia sosok murid yang tidak pernah tertinggal dari majlis-majlis Rasulullah, yang demikian juga membuatnya kebagian ridha dan doa Rasulullah, yaitu senantiasa dicintai  oleh segenap kaum muslim dan muslimat, sampai akhir zaman.

Kalau sekarang banyak kabar murid yang menganiaya, kurang adab dan tidak memuliakan gurunya. Maka itu bukan hanya akan mengikis keridhoan guru, akan tetapi juga keridhaan Allah SWT. Karena ilmu itu cahaya Allah. Orang yang tidak memuliakan penyampai cahaya Allah, sulit baginya mendapatkan sinar kebaikan dan keberkahan. Betapa hebatnya penyair kenamaan Mesir, Syawqi Dhaif, saat dia mengatakan dalam sebuah bait fenomenalnya; "Tegak, sambutlah sang guru, beri penghormatan kepadanya # Karena kedudukannya, hampir menyamai seorang Rasul".

Kisah ini hanya untuk jaga-jaga, pernah ada seorang murid kualat, tapi ini sudah kualat tingkat tinggi. Dia adalah seorang lelaki dari Bani An-Najjar, dia masuk Islam, lalu belajar surat Al-Baqarah dan Ali Imran, karena kepiawaiannya menulis, Rasulullah SAW menunjuknya menjadi salah satu juru tulis wahyu. Akan tetapi kepongahannya membuatnya menjadi murid yang angkuh pada gurunya, Rasulullah SAW. Saat beliau menyuruhnya menulis "Ghafuran Rahiman", yang dia tulis malah "Aliman Hakiman". Saat disuruh menulis "Aliman Hakiman", yang dia tulis jutru "Samian Bashiran". Rasulullah, menegurnya agar menulis seperti yang beliau diktekan kepadanya. Namun dia membantah, dengan mengatakan "aku yang pandai menulis, terserah aku mau menulis apa".

Lelaki itu akhirnya kembali murtad. Ia bergabung dengan kaum musyrikin dari ahli kitab lainnya. Lalu ia berkata, "aku telah meninggalkan Muhammad, dan aku yang paling tahu tentang dia, akulah yang menuliskan untuknya". Betapa kawan-kawannya dari kalangan musyrik membanggakannya, tapi mendadak ia mati, Allah cabut nyawanya tanpa pernah diperkirakan oleh mereka. Kaum musyrik yang sedang mengelukannya terhenyak, mereka pun akhirnya menguburkannya.

Keesokan paginya mereka terkejut, kuburan itu terbongkar, seakan bumi memuntahkannya tanah berhamburan dan jasad lelaki itu ada permukaan tanah. Mereka lalu menuduh Nabi dan para sahabatnya yang telah membongkar kuburan itu, lantaran kesal pembelotan lelaki tersebut. Untuk itu mereka menguburkannya lagi dengan cara menggali lebih dalam dan betul-betul memadatkan tanahnya, agar tidak ada yang membongkarnya lagi. Tapi kenyataan berkata lain, keesokan paginya jasadnya kembali terbujur di permukaan tanah, dan tanah kuburan berhamburan terbongkar.

Mereka pun tersadar bahwa bukan manusia yang membongkarnya, tapi bumilah yang tidak mau menerima jasadnya. Bumi memuntahkannya, ia kualat terhadap gurunya, ia menentang dan merendahkan gurunya, Rasulullah SAW. Akhirnya kaum musyrikin membiarkan jasadnya seperti apa adanya dan tidak lagi menguburkannya. Kisah ini terekam dalam periwayatan imam Ahmad, imam Muslim, dan imam Al-Bukhari. Menurut Anas bin Malik, bahwasannya Abu Thalhah menyaksikan sendiri TKP peristiwa ini. Semoga kita senantiasa mengambil pelajaran.

Wallahu a'lam, A.P.K. 18.02.18

Posted by etalase44 On 00.06 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

JUMLAH KUNJUNGAN

Sample Text