Senin, 21 Juli 2014

Ada sebuah kisah nyata yang saya dapatkan dari postingan di Group WA salah seorang sahabat, cukup menarik, betapa tindakan atau perbuatan ringan kita ternyata membuahkan sebuah sentuhan yang membawa pada keselamatan.



Jika dalam kisah ini yang digambarkan adalah sebuah sapaan, maka bagaimana kiranya dengan ucapan salam "assalamualaikum" yang digiatkan di dalam agama Islam, tentunya efek positifnya jauh lebih besar lagi.


Maka benarlah yang disampaikan oleh Rasulullah SAW di dalam haditsnya;
"Tebarkanlah salam, sambunglah tali silaturahim, dan kerjakan sholat malam di kala manusia tidur, niscaya kau akan masuk surga dengan keselamatan".
Baiklah, mari kita simak kisah di bawah ini, semoga semakin menambah hikmah yang memperkaya kebaikan di hati kita, dan menambah inspirasi bagi kita untuk senantiasa melakukan beragam kebaikan yang tidak akan pernah sia-sia dalam timbangan Allah SWT:


kisah nyata.
----------
Juan bekerja di sebuah pabrik, pendistribusian daging. Suatu hari, ia pergi ke ruangan pendingin daging untuk
memeriksa sesuatu. Sayang, nasib buruk menimpanya, pintu ruangan itu menutup, & ia pun terkunci di dalamnya tanpa seorangpun yg melihatnya.

Karena ruangan pendingin daging itu kedap udara dan kedap suara, maka yang di luar tidak mungkin mendengar teriakan dari dalam ruangan itu.Lima jam kemudian, saat Juan berada di ambang kematian karena kedinginan, penjaga keamanan pabrik membuka pintu dan menyelamatkan nyawanya.
Juan meminta penjaga keamanan itu menceritakan padanya bagaimana ia bisa membukakan pintu ruangan pendingin daging itu, krn pekerjaan itu bukan bagian dari rutinitas pekerjaannya.Penjaga keamanan itu menjelaskan begini, : “Ratusan pekerja datang & keluar setiap hari, tapi Anda adalah salah satu dari sedikit yang selalu menyapa saya di pagi hari dan mengatakan selamat tinggal kepada saya setiap malam ketika meninggalkan tempat ini setelah jam kerja usai. Banyak yg memperlakukan saya se-olah2 saya tak terlihat. Hari ini, seperti biasanya, Anda menyapa saya saat masuk kerja. Tapi setelah jam kerja berakhir, saya belum mendengar Anda mengucapkan kata ‘selamat tinggal sampai ketemu besok’. Oleh karena itu saya memutuskan untuk memeriksa di sekitar pabrik.Saya masih berharap mendengar kata ‘Heii’ dan ‘Bye’ dari Anda setiap hari. Karena tidak mendengar kata ‘selamat tinggal’ dari Anda, saya tahu sesuatu telah terjadi.  Lalu, saya berusaha mencari dan menemukan Anda!”.
A simple hello could lead to million things..
-----------
Sesuatu yang dilakukan kontinyu
(istiqamah) akan membawa
dampak luar biasa..
Itulah kunci mengapa amalan
yang kontinunyu adalah amalan
yang paling Allah swt cintai
meskipun hanya sedikit.
Subhanallahu...
--------
Semoga kita termasuk hamba yang
istiqamah.
Aamiin
---------------------------------------------------------------------------------------
http://fokus44.blogspot.com/search/label/Produk%20Kami



Posted by etalase44 On 10.04 No comments READ FULL POST

Sabtu, 19 Juli 2014


Oleh: H. Athoillah Umar, MA
(Alumnus Al-Azhar Asy-Syarif Cairo)

Moral (khuluq) adalah sebuah identitas dan potensi yang ada dalam jiwa setiap manusia yang melahirkan tingkah laku (suluk). Moral memiliki hubungan erat dengan sifat, baik yang terpuji atau tercela. Dan ia juga dipengaruhi oleh lingkungan atau pengaruh eksternal.

Walaupun moral (khuluq) merupakan sesuatu bawaan lahir (jibilli) namun ia akan terus tumbuh kembang seiring bertambahnya umur manusia. Maka, alangkah baiknya jika pengaruh yang ia dapatkan adalah pengaruh yang baik, mendidik dan mendewasakan,  Rasulullah SAW bersabda :

انما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق  )أخرجه البيهقي في سننه والحاكم في مستدركه)

“ sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia”

Sifat – sifat terpuji adalah refleksi fitrah manusia sementara sifat – sifat buruk adalah jelmaan nafsu. Oleh karena itu, perkembangan sifat – sifat manusia ( terutama pada masa usia dini ) sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan lingkungan di sekitarnya. Jika pendidikan dan lingkungan yang mempengaruhinya baik, maka moral seseorang akan berkembang ke arah yang baik, dan sebaliknya jika dipengaruhi oleh lingkungan yang buruk, maka moral itu akan berkembang menjadi buruk pula.

Pada zaman sekarang banyak kita temukan beberapa fenomena dan kejadian yang notabene merupakan perkembangan dari beberapa kasus yang pernah terjadi sebelumnya. Hal ini tidak lain disebabkan karena tabiat manusia adalah lebih dominan meniru (imitasi) terhadap kejadian, perbuatan atau apa saja yang pernah mereka lihat atau mereka dengar, baik melalui media televisi, radio, surat kabar, keluarga, tetangga, teman atau lainnya. Jadi, pengaruh eksternal dalam pembentukan moral manusia sangat besar karena manusia cenderung meniru apa yang telah ada di sekitar lingkungannya terlepas dari kemampuannaya membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Kita semua tahu, bahwa jika pada awal reformasi dahulu, kegiatan korupsi hanya pada level pejabat elit, maka sekarang kasus korupsi dengan bangga dilakukan secara berjamaah baik di level elit hingga pada level kepala desa.

Jika beberapa puluh tahun lalu banyak kita dengar kasus pemerkosaan gadis, maka sekarang justru gadis remaja tidak lagi takut diperkosa, malah mereka membuka diri untuk diperkosa oleh pasangan kekasihnya atas dasar suka sama suka akibat dampak pergaulan bebas. Kaum remaja bebas melakukan hubungan seks dimana saja, tidak kenal waktu tidak pandang tempat. Mereka pergi ke klub - klub malam, dan pulang ke rumah menjelang subuh dalam keadaan mabuk. Sebagian mereka bahkan telah terjerumus ke dalam dunia narkoba. Realita ini diperkuat oleh beberapa fakta dan statistik yang menunjukkan peningkatan jumlah pengidap HIV dalam setiap tahunnya secara drastis.

Fenoma sosial lain yang mencerminkan semakin tipisnya moral adalah ilegal logging yang melibatkan pejabat atau aparat negara, hal ini dikuatkan realita bahwa sekarang hampir dua pertiga hutan kita telah digunduli oleh oknum – oknum tidak bertanggung jawab yang melakukannya tanpa rasa malu atau takut, bahkan mereka tidak pernah memikirkan dampak buruk yang akan ditanggung oleh jutaan umat manusia akibat keserakahan mereka.

Mengapa semua ini bisa terjadi ? Secara umum, dekadensi moral dalam masyarakat terjadi karena beberapa faktor berikut :

    Jauh dari agama dan selalu sibuk dengan urusan dunia.
    Kuatnya arus globalisasi, westernisasi, trend, gaya hidup gaul dan pergaulan bebas yang dapat melunturkan nilai – nilai moral, budaya dan agama dan menyebabkan lingkungan kita tidak lagi steril.
    Revolusi teknologi di bidang informasi dan komunikasi yang semakin hari semakin ‘menyetir’ masyarakat kita, baik yang berupa televisi, telefon selular, atau internet.  Kemajuan di bidang teknologi ini telah sering disalahgunakan oleh masyarakat kita, karena sifatnya yang dwifungsi, yakni pembawa manfaat dan sekaligus pembawa madlarrat jika disalahgunakan. Berikut sasaran korban kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi :
        Kalangan ABG dan remaja.

Golongan ini termasuk yang sangat rawan menjadi korban dampak kemajuan teknologi. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sebanyak 63% kaum remaja dan ABG telah kecanduan dengan membuka situs – situs porno melalui internet sementara orang tua mereka tidak mengetahuinya.

        Hubungan pasutri

Tidak sedikit hubungan suami istri retak disebabkan internet, karena kasus perselingkuhan semakin banyak terjadi.

        Dunia kriminalitas

Kemajuan teknologi yang sangat pesat memudahkan para kriminal untuk mendapatkan targetnya, bahkan dengan kemajuan teknologi ini jaringan mafia nasional dan internasional menjadi semakin besar dan solid.

        Perdagangan wanita

Salah satu penyalahgunaan teknologi informasi adalah jual beli wanita pemuas nafsu melalui internet atau telepon selular. Media ini dipandang sangat efektif untuk transaksi germo karena bersifat privasi dan rahasia. Apalagi kesan iklan yang ditampilkan melalui media ini tidak hanya sebatas pandangan mata, melainkan orang yang melihatnya akan langsung terkesan ke dalam otak dan naluri seksnya.

    Desakan ekonomi akibat kemiskinan atau krisis.

Jika orang sedang terpuruk dalam kemiskinan, maka besar kemungkinan ia akan menghalalkan segala cara demi keluar dari keterpurukannya itu. Oleh sebab itulah Rasulullah SAW berlindung kepada Allah dari kemiskinan, dalam doanya :

اللهم إني أعوذ بك من الكفر والفقر ( أخرجه أبو داود )

Bahkan imam Ali pun berkata : “ jika kemiskinan adalah manusia, maka sungguh aku akan membunuhnya”.

Wajar jika krisis moneter yang terjadi atau penurunan taraf ekonomi yang melanda kehidupan seseorang akan melahirkan sebuah ketakutan dan kegelisahan, sehingga ia terdorong dan terpaksa  untuk memulihkan keadaannya dengan melakukan perbuatan yang amoral seperti mencuri, korupsi, menipu, melakukan transaksi haram dan lain sebagainya.

    Minimnya pengawasan dari orang tua dan semakin banyaknya fenomena orang tua egois yang mementingkan diri sendiri yakni lebih mementingkan karir dari pada pendidikan anaknya, sehingga peran isteri sebagai ibu atau suami sebagai bapak berkurang atau tidak ada sama sekali.
    Minimnya peran lembaga pendidikan resmi

kebanyakan lembaga atau institusi pendidikan di negara kita hanya bertanggung jawab di lingkungan sekolah saja, dan tidak mempunyai tanggung jawab moril di luar lingkungan sekolah bahkan lembaga tersebut sama sekali tidak memiliki ikatan emosional dengan anak didiknya.

    Tidak adanya sanksi yang memberatkan atas pelanggaran moral yang terjadi.
    Adanya kesalahan dalam format pendidikan kita, misalnya pembelajaran sex education atau ilmu filsafat di usia dini.

Melihat faktor – faktor tersebut di atas, rasanya tidak ada lagi yang dapat kita perbuat untuk membendung serangan dekadensi moral ini melainkan dengan membentengi diri kita sendiri dan keluarga kita dengan akhlaq mulia.

Akhlaq memiliki dimensi yang bersifat valuatif dan normatif, akhlaq adalah sebuah term yang bermakna prinsip – prinsip atau standard yang menentukan baik buruknya tingkah laku (suluk) individu atau masyarakat. Oleh karena itulah akhlaq menempati posisi yang sangat urgen dalam Islam, dimana keislaman seseorang tidak sempurna jika ia cacat moral atau tercela akhlaqnya. Hal ini dipertegas oleh sabda baginda Rasulullah SAW dalam haditsnya :

« إن من أحبكم إلي وأقربكم مني مجلسا يوم القيامة أحاسنكم أخلاقا » رواه الترمذي .

“ Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan yang paling dekat denganku posisinya pada hari kiamat adalah mereka yang yang paling baik akhlaqnya” . Dalam hadits lain beliau bersabda :

« إن خياركم أحسنكم أخلاقا » رواه البخاري.

“ Sesungguhnya orang – orang paling baik di antara kalian adalah yang terbaik akhlaqnya” .

Dan dengan bekal akhlaq mulia lah seseorang dapat menambah timbangan amalannya pada hari hisab sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya :

« ما من شيء أثقل في الميزان من حسن الخلق » رواه الترمذي .

“ tiada sesuatu yang beratnya melebihi akhlaq mulia di atas timbangan amal”

Dari sini jelaslah bahwa Islam meletakkan akhlaq mulia pada posisi yang sangat tinggi. Sebuah masyarakat yang menjunjung tinggi akhlaqul karimah pasti akan selalu menjaga nilai-nilai moral yang luhur. Mereka akan merasa aman zahir dan batin, jalanan menjadi aman dan bersih, tidak melegalkan transaksi haram, tidak ada penjarahan, perampokan dan pencurian, tidak mentoleransi tipu menipu, kehidupan bertetangga pun berjalan dengan penuh keharmonisan dan rasa saling menjaga, begitu pula pemimpinnya selalu memahami suka duka rakyatnya. Walhasil, akhlaq mulia adalah kunci utama bagi setiap individu jika menginginkan masyarakat yang ideal.

Rehabilitasi moral (akhlaq) secara global ini juga harus diiringi dengan rehabilitaasi di setiap lini kehidupan  masyarakat seperti :

1-    Rehabilitasi bidang politik. Cuaca politik yang tidak sehat sedikit banyak telah mempengaruhi keadaan psikis masyarakat dan pada sebagian, melahirkan sikap apatisme yang berkesinambungan.

2-    Pemulihan ekonomi nasional. Keadaan ekonomi yang terpuruk merupakan salah satu faktor penyebab ketakutan, kegelisahan dan kegundahan. Maka pemerintah harus segera melakukan tindakan pemulihan ekonomi nasional sehingga rakyat kembali merasa aman, daya beli meningkat dan segera membuka lapangan kerja bagi pengangguran yang semakin bertambah jumlahnya.

3-    Revisi undang – undang mengenai sanksi tindakan kriminalitas dan amoral. Salah satu penyebab bertambahnya kegiatan kriminal, asusila dan amoral adalah disebabkan karena tidak adanya sanksi yang memberatkan atau membuat kapok atau efek jera bagi si pelaku.

4-    Rehabilitasi bidang pendidikan. Wajib bagi orang tua untuk memilih lingkungan pendidikan yang steril dari pergaulan bebas bagi anaknya, dan jika anak berada di rumah, maka orang tua wajib melakukan pengawasan secara intensif dengan menyeleksi teman, bacaan, dan tontonan televisi.

5-    Memperbanyak kegiatan keilmuan dan keagamaan di dalam masyarakat, yaitu dengan mengadakan seminar atau majlis pengajian secara berkala.

Referensi :

-          Jamal Abdun Nasir, Tsarwatul akhlaqiyyat fi mahabbi tsauratil ma’lumat.

-          Zahra’ Muhammad Muradi, Almusykilat al-akhlaqiyyah al-muntasyirah fil mujtama’at al-islamiyyah    al-mu’ashirah wa subulu mu’alajatiha.
-          Sulaiman bin Abdurrahman al-Huqail, Mutathollabatul muhafadzoh ala ni’matil amn wal istiqrar fi biladina.


------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------

http://fokus44.blogspot.com/search/label/Produk%20Kami



Posted by etalase44 On 16.41 No comments READ FULL POST
(Artikel dan Trik ini diambil dari blog: http://ragamwindows.blogspot.com/2013/07/cara-menampilkan-start-menu-di-windows.html)
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pada windows 8 Start menu sudah tidak lagi digunakan. Pada windows 8 start menu diganti dengan Start Screen, yaitu ketika anda memulai windows 8, maka program-program yang ada secara langsung tampil di layar monitor. Tentu hal ini akan sedikit membuat canggung user dalam menggunakan windows 8 tersebut, walaupun lama-lama akan terbiasa pula dengan tampilan seperti itu.
start screen windows 8
Bagi pengguna Windows 8, mungkin anda kangen atau masih ingin menggunakan tampilan start menu ketika membuka program, anda dapat melakukannya tanpa menggunakan software apapun. Dan inilah trik membuka program menggunakan start menu di windows 8 tanpa software.
  1. Klik kanan pada taskbar kemudian pilih Toolbars dan klik new toolbar

    New toolbar
  2. Pada pilihan isian folder, isikan dengan path ini “C:\ProgramData\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs” kemudian klik Select Folder.

    Folder program
  3. Maka start menu akan tampil disebelah kanan dari anda dan siap untuk digunakan.

    Start menu
Untuk menghilangkan tampilan start menu tersebut, silahkan diikuti langkah berikut.
  • Klik kanan pada taskbar kemudian pilih toolbars dan hilangkan tanda centang pada Programs

========================================





Posted by etalase44 On 16.17 No comments READ FULL POST

Minggu, 06 Juli 2014

Jika anda biasa membaca Mushaf Al-Quran dengan format cetakan pojok, atau saya sebut Mushaf cetakan standar Madinah (seperti gambar di samping), maka anda dengan mudah dapat menebak atau mengetahui halaman juz yang anda butuhkan, tanpa harus melihat ke daftar isi, berikut ini adalah rumus yang saya peroleh dari postingan yang beredar di group WA, jadi tidak diketahui siapa penemu awalnya, silahkan dicoba;

Perhatikan dengan seksama, karena ini sangat mudah: 

Contoh 1: Jika Anda ingin mengetahui juz ke-5 Al-Quran, maka angka 5-1 =4, lalu 4 x 2 = 8,  kemudian letakkan angka 2 disamping 8, maka menjadi 82. Sekarang silahkan buka Al-Quran, dan Anda akan mendapatkan bahwa juz kelima ada pada halaman 82/83. Menakjubkan bukan??!

Masih, belum yakin?, ini contoh 2: Anda ingin membuka juz ke10, maka seperti langkah di atas, angka 10-1=9, lalu 9x2= 18, kemudian letakkan angka 2 disamping 18, maka menjadi 182. Silahkan buka lagi Mushaf Al-Quran anda,  Anda akan melihat juz 10 dimulai pada halaman 182/183.

Tampaknya Anda masih penasaran ya, ini Contoh 3; Anda ingin membuka Juz 23, maka 23-1 = 22, lalu 22 x 2 = 44, lalu letakkan angka 2 disamping 44, maka menjadi 442, Sekarang lihat kembali mushaf Anda, Anda akan melihat 23 Juz dimulai pada halaman 442/443.

Ucapkan subhanallah walhamdulillah AllahuAkbar , sebagai pertanda syukur Anda mendapatkan ilmu baru, silahkan berbagi dengan sahabat atau murid Anda, atau siapa saja, sehingga menjadi lebih banyak manfaatnya dan semoga kita mendapatkan pahala yang berlimpah. Amin. (Romadon1435H)
--------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------
http://fokus44.blogspot.com/search/label/Produk%20Kami


Posted by etalase44 On 16.29 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

JUMLAH KUNJUNGAN

Sample Text