Sabtu, 24 Mei 2014



Di dalam hadis Rasulullah SAW banyak sekali analogi-analogi tentang perbandingan antara orang miskin dan orang kaya. Jika memang ditakdirkan miskin, maka bagaimana menjadi miskin yang baik dan mulia, dan jika memang ditakdirkan kaya, maka bagaimana menjadi si kaya yang baik dan mulia.

dalam posting kali ini saya akan menampilkan sebuah 
tulisan yang saya peroleh dari salah satu postingan di WA Group, jadi saya tidak tahu referensi jelasnya diambil dari buku apa?, tapi yang penting bagi saya ini sebuah inspirasi dan hikmah yang membangun, saya coba memposting ulang di blog saya ini dengan harapan bisa diambil hikmah nya oleh siapa saja yang membacanya, ibarat pepatah arab yang dahulu diajarkan kepada saya "ambillah hikmah sekalipun keluar dari dubur ayam".

Posted by etalase44 On 19.23 No comments READ FULL POST
(Sumber: http://inspirasi-kecilku99.blogspot.com/)

Ini dia, alhamdulillah ketemu rahasianya. PC di rumah diinstal ulang dengan windows7, eh setelah beberapa waktu karena sering connect internet akhirnya ia terdeteksi not genuine. So, tahu sendiri kan, layar desktop langsung berubah jadi hitam legam seperti malam tanpa bulan, atau lebih pas nya seperti malam yang menderita karena PLN lagi matiin listrik, ha...ha...

Ok, akhirnya setelah keliling sana, keliling sini, ketemu juga triknya, nah sekarang saya bagi lagi dari trik yang saya temukan tersebut. iNI CARA AMPUH BANGET BRO, 

Agar win7 kembali normal  begini caranya:


Posted by etalase44 On 00.34 No comments READ FULL POST

Minggu, 18 Mei 2014



Inilah gerangan suatu madah
mengarangkan syair terlalu indah,
membetuli jalan tempat berpindah,
di sanalah i'tikat diperbetuli sudah

Wahai muda kenali dirimu,
ialah perahu tamsil tubuhmu,
tiadalah berapa lama hidupmu,
ke akhirat jua kekal diammu.

Hai muda arif-budiman,
hasilkan kemudi dengan pedoman,
alat perahumu jua kerjakan,
itulah jalan membetuli insan.

Perteguh jua alat perahumu,
hasilkan bekal air dan kayu,
dayung pengayuh taruh di situ,
supaya laju perahumu itu

Sudahlah hasil kayu dan ayar,
angkatlah pula sauh dan layar,
pada beras bekal jantanlah taksir,
niscaya sempurna jalan yang kabir.

Perteguh jua alat perahumu,
muaranya sempit tempatmu lalu,
banyaklah di sana ikan dan hiu,
menanti perahumu lalu dari situ.

Muaranya dalam, ikanpun banyak,
di sanalah perahu karam dan rusak,
karangnya tajam seperti tombak
ke atas pasir kamu tersesak.
Posted by etalase44 On 01.49 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

JUMLAH KUNJUNGAN

Sample Text