Kurikulum seperti yang kita ketahui, adalah sebuah pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai suatu tujuan pendidikan tertentu. Artinya jika kita berbicara tentang kurikulum, maka kita akan selalu berbicara tentang kebutuhan, tentu saja yang namanya kebutuhan itu akan selalu berkembang, maka kurikulum pun perlu untuk dikembangkan.
Di zaman sekarang ini, pola pendidikan harus dirancang sebagai suatu sistem yang dapat menghasilkan anak bangsa yang banyak tahu, banyak rasa, dan banyak bisa. Sebab kita berada di era komputasi yang serba cepat, era informasi yang serba terbuka, dan era skill yang serba menuntut keterampilan riil, dan tentu saja harus dikemas dalam kemasan afektif yang penuh rasa, sosial, dan sikap relegius. Singkatnya pendidikan hebat yang berkarakter.
Maka, dengan adanya pengembangan kurikulum menjadi kurikulum 2013, tentu saja ini menjadi hal yang sangat positif. Sebab jika diamati subtansi dari pengembangan ini membawa siswa pada suatu model pembelajaran yang mendorong mereka untuk selalu mencari tahu dari berbagai sumber, membuat mereka untuk mampu merumuskan suatu masalah (menanya) bukan hanya menyelesaikan masalah (menjawab), membuat mereka terlatih untuk berpikir analitis bukan hanya berpikir mekanistis, dan yang tidak ketinggalan, pengembangan ini juka menekankan agar peserta didik terbiasa dengan suatu pola kerjasama (kolaborasi) dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
Artinya, kurikulum 2013 ini adalah suatu pengembangan yang sangat dinanti oleh para peserta didik dan pendidik. Sebab elemen perubahan yang dikembangkan sudah menyeluruh, yaitu menyentuh aspek SKL (Standar Kompetensi Lulusan), Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian.
Sudah tidak pantas bagi kita, selaku produk pendidikan kurikulum sebelumnya untuk mengatakan “ah, saya dulu sekolahnya biasa-biasa saja, guru saya begitu-begitu saja, tapi toh akhirnya saya jadi orang juga!”. Yang harus kita sadari secara penuh sekarang ini, khususnya bagi Tenaga Pendidik (guru), sekarang ini kita berada di tengah pusaran masyarakat dunia yang mengalami perubahan pada berbagai dimensi dan aspek kehidupan, dan perubahan itu sangat cepat, baik secara individual maupun massal. Belum lagi kemajuan teknologi yang perubahannya melebihi dari perubahan waktu yang berjalan.
So, untuk menghadapi suatu perubahan, jangan selalu mengukur atau memandang diri kita, tapi pandanglah generasi kita, sebab merekalah yang akan berperan kelak di masa depan dalam memajukan bangsa dan negara. Wallahu a’lam.
By. By. Abdi PK- Mahasiswa PPG UIN 2014








0 komentar:
Posting Komentar