Seorang guru yang arif berjalan-jalan santai bersama salah seorang di antara murid-muridnya di sebuah taman. Saat asyik berjalan sambil bercerita, keduanya melihat sepasang sepatu yang sudah usang dan lusuh. Mereka berdua yakin kalau itu adalah sepatu milik pekerja kebun yang bertugas di sana, yang sebentar lagi akan segera menyelesaikan pekerjaannya.
Sang murid melihat kepada gurunya: “Bagaimana kalau kita candai tukang kebun ini dengan menyembunyikan sepatunya, kemudian kita bersembunyi di belakang pohon-pohon? Nanti ketika dia datang untuk memakai sepatunya kembali, ia akan kehilangannya. Kita lihat bagaimana dia kaget dan cemas !
Sang guru yang bijak itu menjawab: “Ananda, tidak pantas kita menghibur diri dengan mengorbankan orang miskin, justru kita harusnya menambah kebahagiaan untuk dirinya. Sekarang kamu coba masukkan beberapa lembar uang kertas ke dalam sepatunya, kemudian kamu saksikan bagaimana respon dari tukang kebun miskin itu”.